Bunuh diri

5 08 2007

hehe yang dimaksud bunuh diri di sini yaitu pensiun dari dunia per-blog-an.. hehehe soalnya postingan ga ada yg di update…hehehe tp tenang aja kalo masalah belajar motor gw kirim ke kafemotor aja deh… kunjungi aja di sana… tapi kalo mo komen di sini gpp, masih saya jawab kok…cuman ga d update aja… wokeh.. sip merdeka 🙂

Advertisement




Perhatian..!!!

26 07 2007

setelah saya pikir-pikir untuk subarticles tentang belajar motor akan saya kirim ke kafemotor aja, soalnya di sana banyak yang bisa cari ilmu… hehehe.. merdeka 🙂





Matematika Tuhan

23 07 2007

Matematika adalah ilmu pasti yang bisa dimasukkan dalam akal sehat atau nalar. Dan matematika sudah mempunyai konsep tersendiri sejak jaman dahulu. Penjumlahan, pengurangan dsb. mulai dari SD sampai Profesor pun sama.. dan tidak ada kemungkinan yang lain lagi. Nah, saya kali ini akan membahas bahwa Tuhan juga punya matematika, dan bisa dinalar.

“30 – 25 = 5” ini adalah contoh dari matematika dalam ilmu manusia, dan tak akan pernah bisa. Tetapi ternyata Tuhan mempunyai hitungan lain dan sebagai contoh kita ambil angka yang sama “30 – 25 = 55”.

Mengapa hasilnya bisa begitu?? Nah akan saya jelaskan sbb:

Tuhan menginginkan manusia sering beramal dengan ikhlas. Dan ketika manusia itu sudah beramal dengan ikhlas maka Tuhan pasti akan membalas dengan yang lebih besar lagi.. Nah, apakah cocok dengan perhitungan “30 – 25 = 55”. Kalo misalnya amal tapi tidak ikhlas, saya tidak tahu hitungannya..

nb : artikel ini hanya sebagai contoh hukum Tuhan dapat dinalar oleh manusia, tetapi angka-angka di atas juga hanya sebagai contoh, dan tidak selalu hasilnya sama. Dan mohon maaf apabila penjelasan di atas masih salah/kurang jelas dan kata-kata tersebut kurang baku. hehehe piss 🙂





Forsaken

23 07 2007

Forsaken

[Music: Dream Theater / Lyrics: John Petrucci]

For a while I thought I fell asleep
Lying motionless inside a dream

Then rising suddenly
I felt a chilling breath upon me
She softly whispered in my ear
(Forsaken)

Forsaken
I have come for you tonight
Awaken
Look in my eyes and take my hand
Give yourself up to me

I waited painfully
For night to fall again
Trying to silence the fear within me

Out of an ivory mist
I felt a stinging kiss
And saw a crimson stain on her lips

I have to know your name
Where have I seen your face before?
My dear one don’t you be afraid

Forsaken
I have come for you tonight
Awaken
Look in my eyes and take my hand
Give yourself up to me

Take me far away
Close your eyes
And hold your breath
To the ends of the earth

Forsaken
I have come for you tonight
Awaken
Look in my eyes and take my hand

Forsaken
Fly away with me tonight
Awaken
Renew my life
Now you are mine
Give yourself up to me





Hidup..

19 07 2007

detik demi detik

menit demi menit

jam demi jam

hari demi hari

seakan waktu berlari..

cepat..

tetapi harus dijalani

seperti air mengalir

hidup sebenarnya sangat indah

walau hanya sedikit waktu untuk menikmatinya





Signal (2)

19 07 2007

indikator rem

indikator-rem.jpg

nb : skema motor stater menyusul.. 🙂





Signal (1)

19 07 2007

Signal merupakan komponen yang berfungsi sebagai penunjuk/pemberi tanda pada suatu motor yang sumbernya berasal dari baterai/accu.Komponen-komponen signal yaitu :

  1. Sein
  2. Klakson
  3. Indikator bensin
  4. Indikator rem
  5. Motor stater
  6. Indikator gigi

Bagian-bagian yang terdapat pada komponen :

  1. Kunci kontak = saklar utama/pemutus arus pertama
  2. Sekring/fuse = pemutus arus jiga terjadi hubungan pendek/konslet
  3. Accu/baterai = sumber arus bagi signal

Di bawah ini adalah skema dari signal di atas :
Sein

horn

indikator bensin

Maaf, tidak cukup untuk upload jadi di pisah di halaman selanjutnya





Samar-samar

18 07 2007

Pada detik ini suasana hati sedang tidak jelas

Entah itu cinta

Entah itu suka

Entah itu kangen

Entah itu simpati

Entah itu sedih

Entah itu bahagia

Entah……..

Saya juga tidak tahu misteri apa yang sedang menyelimuti hati ini..





Soichiro Honda Berkata

17 07 2007

“Sebuah kesuksesan dapat dihasilkan di atas 99 persen kegagalan,” demikian kata-kata bijak Soichiro Honda, lelaki kelahiran Desa Komyo, Prefektur Shizuoka, Jepang, tahun 1906. Kata-kata bijak itu bukan datang begitu saja. Kata-kata tersebut datang dari sebuah proses refleksi diri yang panjang dari anak seorang pandai besi. Honda bukan terlahir dari keluarga mapan atau berpendidikan tinggi, tetapi Honda datang dari keluarga yang hidup dengan ekonomi yang pas-pasan.

Kondisi itu tak membuatnya mati angin dan kehilangan harapan. Baginya mimpi kecil atau mimpi besar sama saja karena kedua-duanya tidak perlu bayar. Kenapa tidak mimpi setinggi langit sekalian, begitu mungkin cetus Honda dalam batinnya.

Lulus pendidikan dasar di desanya, Honda memilih untuk menjadi mekanik mobil. Berbekal mimpi besar tersebut Honda berangkat ke Yushima, Tokyo. Sayang, harapannya untuk menjadi mekanik tak selalu seiring dengan kenyataan yang didapat di lapangan.

Di Bengkel Art milik Kashiwabara itu, lelaki berumur 16 tahun ini sebenarnya menaruh harapan besar. Namun, pekerjaan yang didapatnya dari pemilik bengkel hanyalah mengasuh anak dan membersihkan bengkel.

Sadar bahwa harapan tak boleh mati dari hatinya dan semangat tak boleh padam dari jiwanya, Honda pun memutuskan untuk belajar mesin mobil dari buku di perpustakaan. Selain itu, saat ada kesempatan membersihkan bengkel, Honda mengamati secara saksama setiap gerak mekanik dalam memperbaiki mobil atau merancang mobil. Upaya untuk terus memperkaya kemampuan intelektual itu terus dilakukannya.

Sampai suatu saat Bengkel Art kedatangan banyak konsumen. Saat itulah sejarah awal hidup Honda di industri otomotif ditulis. Pemilik bengkel meminta Honda muda ini untuk membantu para mekanik.

Pada kesempatan pertama kerja di bengkel, Honda diminta memperbaiki Ford Model T. Pekerjaan awal yang diberikan kepadanya bukan memperbaiki mobil tersebut, melainkan hanya membersihkan salju yang menutupi bagian bawah mesinnya. Meskipun sekadar membersihkan, baginya sudah lebih dari cukup. Selain pekerjaan itu menjadi pengalaman pertama, juga peluang untuk melihat mesin Ford Model T yang sesungguhnya.

Sukses demi sukses diraihnya dari sebuah proses belajar yang terus-menerus. Honda tak pernah berhenti untuk melakukan inovasi. Satu per satu produk di sektor hulu otomotif digarapnya sampai akhirnya ia menjadi produsen piston yang paling kuat di Jepang.

Sampai akhirnya tahun 1945 pabriknya hancur karena pecah perang. Pabrik piston Tokai Seiki yang didirikannya di Iwata hancur pada masa perang.

Bangun dan hancur. Bangun lagi dan hancur lagi terus saja terjadi. Namun, Honda tidak menyerah, sampai akhirnya industrinya mampu menghasilkan sebuah sepeda motor melalui proses yang panjang.

Tepatnya pada Oktober 1951, mereka mampu menciptakan motor Dream E dengan mesin empat langkah. Sejak itu Honda menjadi salah satu raksasa dunia di industri otomotif roda dua. Honda berhasil karena ia mampu mengikuti seleksi alam dengan baik.

Persis seperti kata Darwin, “Bukan yang terkuat yang akan bertahan, tetapi yang paling adaptiflah yang bisa melakukannya.”

dikutip dari http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0703/29/Otomotif/3415034.htm





CVT

16 07 2007

CVT (Continue Variable Transmision) adalah suatu sistem penyalur tenaga secara otomatis dengan bantuan gaya sentrifugal(gaya dorong yang disebabkan oleh putaran).

CVT ini bekerja melalui 2 buah puley (piringan pemutar v-belt). Semakin kecil diameter puley akan membentuk jarak semakin lebar dan sebaliknya, semakin besar diameter puley akan membentuk jarak yang sempit.Yang dimaksud jarak yaitu jarak yang terdapat pada sela-sela puley.

Komponen pada CVT :

1. Puley primer yaitu penyalur putaran dari kruk as dengan v-belt, yang terdiri dari beberapa komponen berikut :

  • Dinding luar puley primer dan kipas pendingin

  • Dinding dalam puley primer

  • Bushing/bos puley

  • 6 buah peluru sentrifugal

  • Dinding penahan

  • Peluru penyearah

  • Gigi pemutar motor starter

2. Puley sekunder yaitu penyalur putaran dari v-belt menuju as roda belakang, yg terdiri dari beberapa komponen berikut :

  • Dinding luar puley sekunder

  • Kopling sentrifugal

  • Per pendorong

  • Dinding dalam puley sekunder

  • Torsi cam

Cara kerja CVT :

Saat putaran bawah (stationer) diameter yang dibentuk puley primer lebih kecil dibanding puley sekunder sehingga terjadi ratio yang ringan. Saat putaran menengah diameter puley primer membentuk lingkaran yang sama besar dengan puley sekunder. hal ini terjadi karena gaya sentrifugal menyebabkan kedua dinding puley primer semakin sempit. Prosis ini akan terus berlanjut seiring putaran mesin yang semakin meningkat sehingga saat putaran atas diameter yang dibentuk puley primer lebih besar daripada puley sekunder.

Perawatan CVT :

  1. Ruangan pada CVT harus kering dan bersih, tidak memerlukan pelumasan atau penyetelan.
  2. Ukur diameter dan panjang v-belt saat kurang lebih 25.000 km.
  3. Memasang gasket dan lem harus presisi agar tidah menimbulkan kebocoran
  4. Bersihkan debu dan gram di sekitar puley dengan membuka lubang intip.

gambar