“girilusi jalmo tan keno ing ngino”
Kata² tersebut sebenarnya artinya sangat simpel, yaitu “di atas langit masih ada langit”. Tapi seringkali kata-kata tersebut diartikan luas sehingga menjadi rumit dan panjang. sebenarnya kata-kata itu bermaksud menasehati siapa saja manusia yang hidup di dunia ini. Contohnya : seorang presiden yang kedudukannya sebagai pemimpin negara, tetapi masih membutuhkan masyarakat untuk membantu walaupun secara tidak langsung. Begitu pula dengan seseorang yang sangat jenius, orang itu berkata “meskipun aku seorang yang jenius tetapi aku masih membutuhkan seorang teman, keluarga bahkan anakku sendiri yang sangat kucintai”. Nah dari penggalan cerita di atas dapat kita simpulkan bahwa kata-kata tersebut bisa berarti sangat luas….
kalo pepatah “witing tresno jalaran soko cembanan limo”, gimana ya???
itulah yg terjadi pada masa skrg ini mas bro….udah agak jarang yg “soko kulino” hheheh
yah kalo soko cembanan limo sih, berat juga saingannya. masih adakah cinta murni,…hehehe. gw sudah sering dikenalkan sama cewek2 ada yang calon Dokter,pegawai BUMN,Dosen,Pegawai Dinkes,Jamsostek..whalah, pokoknya secara pekerjaan mapan semua,…tapi hati gw nih rada susah kalo gak nemu yang sreg banget. Agaknya cinta karena cembanan limo gak berlaku buat gw,…tapi kalo hati gw sreg bisa berlaku juga nih….kekekek, maunya.
ne kondo-kondo ne ora-ora ajo kondo sing ora-ora.
jere enyong cinta/tresno kuwi buto, buto kui meraba2
pepatah jawa memang ada,tapi terkadang adanya dianggap tak ada oleh generasi muda saat ini.
memang bagus untuk kehidupan yang kita jalani…pepatah kadang bisa memberikan arahan, nasehat dan juga petunjuk tanpa kita sadari.
ok! selamat menjalani hidup tentunya dengan koridor hidup yang kita miliki.
widya castrena dharma sidha!
!
kok yo angel temen to mas
ra mudeng aq . jane pieto mahami boso ne wong2 tuo iki
jaman mbiyen awet jaman sakniki niku sak tenane wes ono sesuatu sek luweh seep mantep seko pepatah al quran gakgakgak dadine pepatah kui kangoku seledar angin berhembus maak wussssssssssssssheheeh
mantabs
josssssssss lah pepatah jawa kuwi